![]() |
“Don’t
judge a book from a cover..!”
Man
teman pasti sudah gak asing dengan kalimat di atas tadi kan yah? Jangan menilai
orang lain hanya dari tampilan luar nya saja. Sayangnya, masih banyak yang
melakukan hal yang seperti itu
To be honest,
saya pernah menjadi salah satu dari sekian yang banyak tersebut, beruntungnya
segera disadarkan bahwa hal tersebut memang tidak lah baik dari segala sisi.
Kebayang
aja gitu kalau orang lain yang melakukan itu ke saya gimana?
Bener
aja dong, gara-gara membayangkan hal tersebut, akhirnya saya sendiri pernah
mengalaminya. Kalau kata orang tua “ketula” ( kualat ).
Jadi
gimana tuh dhe rasanya? Serius deh nggak enak banget lho saat kita di-judge ( dinilai ) sama orang lain, terlebih
penilaian mereka tidak sesuai dengan fakta yang ada.
Karenanya,
saat ini saya berusaha untuk selalu berbuat baik kepada siapapun dan yang terpenting
adalah untuk tidak melihat / menilai orang lain dari luar nya saja.
Ada
kala nya memang kita perlu berhati-hati apalagi jika kita berkenalan dengan
orang baru. Penting juga hal tersebut untuk kita lakukan, tapi bukan berarti
langsung menilai orang tersebut yang belum kita ketahui kebenarannya.
Well, long time ago, saat di posisi pernah men judge orang lain dari tampilan luar nya saja itu, saya tuh malu
sendiri sebenarnya.
Seolah
berkaca pada diri sendiri “sudah sesempurna apakah saya, sampai bisa-bisanya
men-judge orang dari tampilan luar
dan menilai orang lain yang belum tentu tahu fakta nya?”
Seperti
yang saya sampaikan di atas tadi, Alhamdulillah nya saya segera disadarkan,
sejak itu saya berusaha untuk tidak pernah melakukannya lagi, karena dampak
bagi saya sangat tidak baik.
Dampak Yang Terjadi Saat Menilai Orang Lain Dari Luarnya Saja
Berikut
adalah dampak saat kita melakukan penilaian orang lain dari luarnya saja :
1. Bukan bangga tapi malah insecure ( tidak aman ).
Nggak
akan ada rasa bangga sedikitpun, yang terjadi malah sebaliknya, kita akan lebih
insecure ketika orang yang kita nilai dari luarnya saja tersebut ternyata tidak
sesuai dengan apa yang kita pikirkan.
Percayalah
bahwa tidak ada yang sempurna, dan penilaian kita belum tentu benar. Berbuat
baiklah.
2.
Kadang suka bikin stress lho
Ketika
banyak menilai orang dari luarnya saja, banyak negative thinking ke orang lain,
tidak hanya insecure, tapi akan membawa stress kita meningkat.
3.
Tidak ada yang mau berteman
Orang
dengan typical suka menilai orang dari luar nya saja kemungkinan besar nya
tidak akan ada yang mau berteman. Semua yang datang hanyalah basa-basi.
Jika
pun ada, mereka adalah yang menerima kita apa adanya, tapi perlu juga kita tahu
bahwa tak selamanya mereka akan menerima dengan sifat yang “jelek” teresebut.
4.
Teman yang menjauh
Jika
mereka lama kelamaan tidak menerima sifat jelek tadi, maka perlahan mereka juga
akan menjauh dari kita dan nggak mau berteman lagi.
Sedih
lho kalau kita ditinggal temen itu. Sekuat dan setegar apapun kita, percayalah
man teman bahwa kita tuh hidup bersosialisasi dan tidak bisa hidup sendiri.
5.
Menjadi teman yang Toxic
Siapa
coba yang mau di cap menjadi “teman yang toxic?” kita semua jelas tidak ada
yang mau jika di cap menjadi teman yang toxic.
Untuk
itulah kita harus legowo jika ada teman yang memberikan masukan membangun.
Semua nya demi kebaikan kita dan tentu pertemanan kita pun akan menjadi lebih
sehat.
Baca Juga : 3 Manfaat Berteman Di Dunia Maya
Sejak
pengalaman masa lampau yang menurut saya tidak baik dan merasakan dampak nya
tersebut, membuat saya menjadi pribadi yang lebih baik lagi saat ini dan
seterusnya.
Jauh-jauhin
deh mempunyai sifat yang easy judgemental
tersebut..!!
Karena
tidak semua orang yang kita nilai buruk itu adalah buruk. Kita sebagai manusia
yang hidupnya bersosialisasi, penting banget lho untuk tetap melakukan kebaikan dan
berpikir positif kepada siapapun.
Oiya,
satu pengalaman lagi yang nggak pernah bisa saya lupa sampai kapan pun.
Saat
itu ada tetangga, lebih tepat nya adalah ini teman kakak saya.
Cowok
dengan perawakan tinggi, penampilan yang urakan, penampakan tattoo di seluruh
tubuh dan wajah nya, dan mempunyai hobi mabuk-mabukkan.
Awalnya
tentu saya sangat risih, apalagi dengan penampilan dan hobi nya yang seperti
itu, membuat saya jadi menilai beliau adalah orang yang tidak baik.
Pada
kenyatannya, beliau adalah orang yang sangat baik dan suka memberikan “bantuan”
disaat kakak saya sedang mengalami kesulitan.
Lagi
dan lagi don’t judge a book from the
cover yah man teman. Saya juga percaya bahwa pada dasarnya semua orang itu baik.
Jadi teruslah kita berbuat baik.
Stay
safe and stay healthy. Adhe Albian signing out…!
Betul banget mas Adhe, aku setuju dgn quote yg kamu tampilkan don't judge a book from a cover. Hal yg sll aku sisipkan di dlm kehidupan, tp kita hrs tetap waspada.
ReplyDelete