“Hai dhe, gimana kabar? Boleh minjem duit nggak 1jt aja?”.
Apa yang ada dibenak
teman-teman ketika menerima pesan singkat di whatsapp dengan pertanyaan seperti
itu?
Pesan
singkat tersebut datang dari nomor teman dekat saya, yang saya kenal tidak
pernah melakukan pinjam uang sepeser pun sama saya dan tiba-tiba dia chat
minjam uang 1 juta rupiah.
Saya
pun shock, ketika mendengar kabar bahwa teman saya yang lain juga mendapatkan pesan serupa
dengan jumlah pinjaman yang berbeda.
Kejadian
tersebut membuat saya menghubungi orang terdekat nya dan ternyata nomor teman
saya tersebut sedang diretas / di-hack oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk
melakukan pinjaman uang.
Tak
hanya teman saya, saya pribadi juga pernah mengalami nya sendiri. Tapi kali ini
foto pribadi saya yang dipakai di dalam profil penipu untuk melakukan
peminjaman uang ke teman-teman yang ada di kontak saya.
Saya mengetahui nya, ketika ada teman saya yang mengabari hal tersebut. Lalu saya langsung
membuat status di semua sosial media saya dan meginformasikan bahwa itu bukan
saya dan saya tidak melakukan pinjam uang kepada siapapun.
Hal tersebut
saya lakukan sebagai langkah pertama saya agar teman-teman saya tidak ada yang
terkena tipu orang yang tidak bertanggung jawab itu.
Menyadari betapa pentingnya menjaga keamanan data diri, membuat saya semakin harus lebih waspada dan banyak menggali informasi terkait keamanan diri di internet. Salah satu nya dengan mengikuti kegiatan workshop.
Nah bicara kegiatan workshop, Sabtu, 21 Mei 2022 kemarin, saya berkesempatan hadir ke sebuah workshop offline yang diadakan di 7Shades Coffee Cipete.
![]() |
Flyer Workshop ITSEC Asia |
Acara
yang mengusung tema “Keamanan di Ruang Digital” tersebut adalah acara yang dibuat
oleh ITSEC Asia sebagai perusahaan Cyber Security di Indonesia yang saat ini
sudah berkembang di berbagai negara di Asia.
ITSEC
Asia pun mengundang narasumber-narasumber yang sudah pasti berkompeten di bidang nya
masing-masing. Mereka adalah Andri Hutama Putra – President Director of ITSEC
Asia dan Ani Berta – Content Writer dan Founder dari Komunitas Indonesian
Social Blogpreneru ( ISB ).
SEKILAS TENTANG ITSEC ASIA
ITSEC
Asia merupakan perusahaan cyber security
yang berdiri sejak tahun 2004 dengan nama PT. ITSEC INDONESIA yang kemudian
berkembang pada tahun 2010 dan menjadi ITSEC ASIA.
Dengan visi misi bisa melakukan kontribusi di Indonesia terkait cyber security, ITSEC Asia kini sudah memilki kurang lebih 420 klien di Asia Pasifik.
Andri Hutama Putra saat menjelaskan tentang ITSEC Asia |
Salah
satu yang ITSEC Asia lakukan dalam melanjutkan visi misi nya tersebut adalah
dengan terus menerus melakukan kegiatan positif untuk berbagi informasi dan
edukasi ke masyarakat.
Seperti
kegiatan workshop offline dengan tema “Keamanan di Ruang Digital” kemarin yang
dihadiri oleh para blogger, content creator dan juga influencer.
KEAMANAN DI RUANG DIGITAL
Sudah
sepatut nya kita sebagai manusia yang kesehariannya berhubungan dengan digital
dari bangun tidur sampai kembali tidur, untuk selalu waspada terhadap apa yang kita bagikan
di ruang digital terutama yang berhubungan dengan data pribadi.
Karena
kalau tidak, kejadian-kejadian seperti yang saya alami di atas tadi bisa terus
menerus terjadi. Untuk itu, kita sendiri lah yang menjadi orang pertama untuk
melakukan kontrol terhadap apa yang kita bagikan di berbagai platform.
Mas Andri Hutama Putra dan Teh Ani Berta pun berbagi tips tak hanya untuk yang hadir di acara kemarin, melainkan kepada seluruh masyarakat terkait menjaga keamanan di ruang digital. Mengingat masih banyak nya masyarakat yang perlu diedukasi terkait kemanan di ruang digital.
Ani Berta - Content Writer dan Dounder Komunitas ISB |
“Masih
perlu banyak edukasi dan pendampingan terlebih masyarakat-masyarakat yang berada
di akar rumput” Jawab Teh Ani Berta ketika ditanya mengenai keadaan masyarakat saat
ini.
Begitupun
dengan teman-teman blogger dan content creator, walaupun sudah professional dan
melek akan digital, tetapi masih ada saja yang belum mengetahui hal-hal teknis.
Karena
fokus mereka hanya dari sisi konten saja, sementara sisi tekhnis nya kurang
dipelajari dan diperhatikan.
MENGAPA MENJAGA DATA PRIBADI DI RUANG
DIGITAL PENTING?
Data
kita merupakan hal yang paling berharga. Data yang sudah tersebar di berbagai
platform bisa saja disalah gunakan oleh orang-orang atau oknum yang tidak
bertanggung jawab.
"Karenanya kita harus melakukan action dan data pribadi kita harus benar-benar di-maintance" Mas Andri melengkapi.
![]() |
ITSEC Asia "Kemanan di Ruang Digital" |
10 TIPS MENJAGA KEAMANAN DI RUANG DIGITAL
Mengingat
menjaga keamanan di ruang digital sangatlah penting dan kita sendiri yang
melakukan control, berikut adalah tips dari Mas Andri Hutama Putra
dan Teh Ani Berta yang bisa kita terapkan :
1.
Password
Jangan
membuat password yang mudah dan jangan yang berhubungan dengan kita. Seperti
yang Ani Berta sampaikan “Buatlah password yang alay atau yang sulit untuk
diingat”.
Setelah
itu, rajinlah dalam melakukan perubahan password minimal 3 bulan sekali.
2.
Clustering Email
Tanpa
kita sadari, kita memiliki satu email yang isinya untuk segala macam. Mulai dari
perbankan, asuaransi, aplikasi, pekerjaan, dan lain-lain.
Mulai
sekarang, coba lah untuk memulai clustering ( kelompokkan ) email-email yang
berhubungan dengan pekerjaan, pribadi, asuransi, keuangan, perbankan, aplikasi
dan lain sebagainya.
Hal
tersebut dapat mempermudah kita dalam memproteksi diri ketika menerima
email-email yang tak biasa / yang sebelumnya tidak pernah kita terima
3. Lakukan 2 Factor Authentication ( 2FA )
Mulailah
memproteksi diri di ruang digital dengan melakukan 2 factor authentication. Hal
ini dilakukan agar email / data pribadi kita tidak dengan mudah diketahui oleh
orang-orang atau oknum yang tidak bertanggung jawab.
4.
Jangan Klik Sembarang Link
Dengan
clustering email, kita lebih mudah
mengecek email mana yang biasa / tidak biasa kita terima. Ketika ada kiriman link
yang tiba-tiba masuk ke email kita, maka langkah pertama yang perlu dilakukan
adalah JANGAN KLIK LINK tersebut.
Dengan
klik link “sembarangan” tersebut, bukan tidak mungkin semua data-data pribadi
kita bisa dengan mudah didapatkan oleh oran atau oknum yang tidak bertanggung
jawab.
5.
Pasang Anti Virus
Terkadang masih banyak yang menyepelehkan hal ini, padahal dengan memasang anti virus di perangkat gadget digital yang kita miliki, dapat membantu kita terhindar dari virus-virus berbahaya yang bisa menjadi celah hacker untuk masuk ke data pribadi kita.
![]() |
Sumber : Narasumber ITSEC Asia Event "Keamanan di Ruang Digital" ( Andri Hutama Putra dan Ani Berta ) |
6.
Update Software dan Website
Coba
mulai rajin melakukan update software dan website, sehingga gadget / website yang
kita pakai setiap hari selain aman dan nyaman untuk digunakan, tentu agar bisa
clearing file-file dari virus-virus bahaya.
7.
Aktivasi SSL ( SECURE SOCKET LAYER )
SSL
( Secure Socket Layer ) merupakan langkah yang perlu kita lakukan dalam
melakukan proteksi diri di ruang digital. SSL sendiri didesign / dirancang
untuk melindungi data-data pribadi yang ada di internet atau ruang digital.
8. Lock System
Lock
system merupkan langkah kita dalam memproteksi diri. Jangan sembarangan
memberikan informasi apapun terkait data pribadi, terlebih password untuk
membuka system yang ada di gadget kita.
Ketika
kita berani memberikannya, artinya kita sudah tahu resiko apa yang akan
didapat. Karenanya tetap hati-hati. Yang
9.
Hindari Login di Perangkat yang Tidak Dikenal
Sadar
tidak kita pernah melakukan pinjam perangkat orang lain? Misalnya untuk
menyelesaikan pekerjaan, mengirim email, dan kegiatan-kegiatan lainnya di
perangkat yang tidak pernah kita pakai sebelumnya.
Setelah
itu, kita lupa logout, hapus history dan lain-lain. Dengan kejadian seperti itu,
bukan tidak mungkin data kita akan tersebar di ruang digital.
10. Controling and Commitment
Point-point
di atas tadi tidak akan berjalan dengan baik jika kita tidak rajin dalam
melakukan controling dan tidak menerapkan komitmen diri.
Karena sebanyak dan sebagus apapun tips dalam menjaga keamanan diri di ruang digital, jika dari diri kita nya masih malas dalm control dan tidak mau berkomitmen, maka hasilnya akan percuma dan kemungkinan data kita kecolongan bisa saja terjadi.
Blogger, Content Creator dan Influencer di ITSEC Asia Event |
So, teman-teman mari mulai kontrol penyebaran data pribadi kita, harus pandai memilih mana yang tidak perlu dan perlu kita bagikan data pribadi kita. Karena kontrol utama tetap ada di tangan kita sendiri.
![]() |
Saya saat menghadiri ITSEC Asia Workshop |
Secara
umum, kita juga bisa mendukung pemerintah Indonesia dalam mengembangkan digital
transformasi yang sangat tangguh loh.
Info yang sangat penting banget nih. Tangkiu infonya mas adhe.
ReplyDelete