
“Gantungkan
cita-cita mu setinggi langit”
Pasti
teman-teman sering banget dengar kalimat motivasi tersebut. Tak terkecuali
saya, mendengar kalimat tersebut dari saya masih duduk di bangku Sekolah Dasar
( SD ).
Mempunyai
cita-cita yang segudang saat kecil adalah saya banget hehe. Mulai dari dokter
sampai ingin menjadi seorang dancer.
Seiring
bertambahnya usia, cita-cita saya pun mengikuti apa yang saya sukai saat itu. Dari
ahli ekonomi karena suka mata pelajaran ekonomi saat sekolah, terus berubah
menjadi ahli komunikasi karena waktu itu suka banget dengan pelajaran
komunikasi bisnis.
Well, walapun semua
cita-cita saya belum ada yang terwujud sampai detik ini, tapi setidaknya ada hal
lain di luar cita-cita yang bisa saya wujudkan secara Autodidak.
APA ITU AUTODIDAK?
Autodidak
menurut yang saya intip dari KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia ) adalah seseorang
yang mendapat keahlian dengan belajar sendiri.
Berdasarkan
arti dari autodidak itu sendiri, ternyata saya baru mengetahui beberapa hal ini
merupakan sebuah skill yang ada dalam
diri saya.
Walaupun
saat ini belum bisa dikatakan ahli / menguasai, tapi apa yang saya dapatkan
dari autodidak ini berhasil membuat saya senang melakukannya dan merasakan
manfaat nya.
SKILL DARI SEBUAH HOBI DAN AUTODIDAK
Berikut
adalah skill yang saya lakukan /
dapatkan secara autodidak :
1.
Menari
Dulu,
keinganan untuk bisa gabung di tempat kursus menari saya tuh sangat
menggebu-gebu, tapi karena satu dan lain hal, keinginan tersebut pun hilang dan
tidak terlaksana.
Bersyukur
nya adalah walaupun tidak mengikuti kursus menari secara khusus, saya punya
teman / circle yang mempunyai hobi
yang sama.
Jadi,
kesempataan bekerja untuk menjadi dancer
pengiring seorang artis / mengisi di sebuah acara, beberapa kali datang ke
saya. Kalau orang lain bilang ini adalah hobi yang menghasilkan.
Mungkin
banyak yang belum tahu, bahwa menjadi seorang penari itu tak hanya joget-joget saja.
Mereka juga dilatih kedisiplinan, dedikasi yang tinggi, attitude dan juga mental.
Bagi
saya, menjadi penari itu suka nya banyak, tapi duka nya pun tak mau kalah,
mulai dari mengorbankan waktu untuk latihan berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan
hanya untuk tampil dengan durasi 5-6 menitan.
Belum
lagi preassure dalam menghafal
koreografi, dijudesin sama beberapa penari senior, bahkan sampai ada
diskriminasi, hehe semuanya sudah saya alami lho teman-teman.
Tapi
hal yang tak bisa terbayar oleh apapun adalah ketika penampilan kita dengan
durasi yang singkat tersebut membuat yang menonton bisa bahagia dan bertepuk
tangan.
2.
Menulis membawa saya menjadi seorang Blogger
Menjadi
seorang penulis / blogger bukanlah cita-cita saya sewaktu kecil sebenarnya.
Tidak ada dalam list cita-cita saya
yang segudang tadi.
Tapi
tanpa disadari, ternyata saya sangat suka dengan tulis menulis. Bahkan pada
saat sekolah saya sering ditunjuk guru untuk menulis catatan buku di papan
tulis. And Iam Happy.
Nah
berawal dari situ, saya sampai suka nulis apapun ke dalam sebuah buku harian.
Saat
itu ya saya hanya sebatas suka menulis saja. Dulu tuh masa-masanya cerpen yang
tayang di sebuah tabloid atau majalah itu sangat didamba-dambakan lho. Jadi
punya keinginan juga untuk tulisan cerpen saya tayang di sana.
Pernah
kirim cerpen beberapa kali ke mereka ( tabloid / majalah ) tapi tak ada hasil,
jadi berujung balik nulis ke buku tulis / harian lagi.
Oiya,
karena saya juga paling seneng baca catatan saya lagi menjelang ujian, jadi
saya selalu menerapkan tulisan dicatatan saya harus rapih, mudah dibaca, dan
mudah untuk dimengerti.
Jadi,
kalau nulis catatan yah gitu mesti rapih, men-stabilo catatan-catatan penting, rata
kanan rata kiri sampai ke jarak antar paragraph juga saya perhatikan banget.
Bersyukur
banget dari hobi nulis tersebut bisa mengantarkan saya menjadi seorang blogger.
Masih jauh dari kata sempurna sih, tapi dari autodidak ini saya bisa merasakan
banyak manfaat nya.
Menjadi
seorang blogger yang masih seumur jagung ini, tak membuat saya berhenti
belajar. Alhamdullilah juga saya bisa bergabung dengan beberapa komunitas
Bogger.
Makin
ke sini saya merasa semakin banyak ilmu yang saya dapatkan. Ilmu tersebut saya
dapat dari mengikuti kelas-kelas blogger yang diberikan secara cuma-cuma oleh komunitas
/ penyelenggara maupun dari teman-teman blogger.
Sama
hal nya dengan menjadi seorang penari tadi, menjadi seorang penulis / blogger
juga pasti menemukan suka duka. Tapi so
far sih lebih banyak suka nya hehe. \
Salah
satu nya ya bisa mendapatkan sebuah bonus yaitu pekerjaan / penghasilan dari
menjadi seorang Blogger.
Kedua
skill yang saya lakukan secara
autodidak tersebut sampai saat ini masih saya lakukan. Sebenarnya ada hal lain
sih tapi masih belum bisa saya anggap hal autodidak yang masih konsisten saya
lakukan, dan memang belum bisa dikatakan ahli juga dibidang itu.
Buat
teman-teman di luar sana, apapun hobi mu, lakukan saja dengan konsisten, kita
nggak akan pernah tahu ada kesempatan apa yang akan terjadi dari sebuah hobi
kita dikemudian hari.
Bisa
mendapatkan penghasilan kah, kesempatan bekerja di perusahaan impian kah, dapat bekerjasama
dengan orang-orang yang tak disangka kah, atau juga kesempatan-kesempatan baik
lainnya.
So, terus semangat. Do what you like and like what you do…!!
Stay safe and stay healthy. Adhe Albian
signing out…!
Comments
Post a Comment