
Hidup
di circle pertemanan dengan beragam
karakter tuh menyenangkan. Ya walaupun ada aja celah buat dijadikan masalah yang akhirnya berujung marahan hehe.
Tapi
kalau marahan sama temen kan gitu yah, nggak bisa lama, tiba-tiba udah berjalan
seperti biasanya aja seolah tak ada masalah apa-apa.
Selain
berbeda karakter yang kadang bisa menimbulkan perbedaan pendapat, beberapa di
antara temen saya ada juga yang punya hobi, kesukaan, skill yang berbeda-beda juga.
Tetapi
semua bisa menyatu jika sedang kumpul, yang masak mah masak, yang hobi nge game
ya nge – game, yang hobi nyanyi yah nyanyi, yang joget-jogetan di aplikasi ya
joget hehe pokoknya seru.
Ada
satu hal yang paling saya seneng di circle
pertemanan saya yang satu ini, yaitu perbedaan agama yang bisa bikin kita satu.
Jadi,
singkat nya adalah, saya punya circle
pertemanan dari jaman kuliah beberapa tahun lalu, terus berteman baik dan bisa bertahan
sampai detik ini.
Perbedaan
agama, ternyata tak menjadi penghalang kita menjalin pertemanan sehingga
menjadi sebuah “geng” yang kita sematkan di sebuah Whatsapp Group.
Dari
pertemanan ini saya jadi belajar banyak hal, selain mengenal karakter
masing-masing saya juga semakin mengenal arti dari kata toleransi yang
sebenarnya. Terlebih lagi toleransi beragama.
Kita
juga semua tahu yah bahwa toleransi ini sudah kita dapatkan sejak menduduki
bangku SD. Tapi mungkin belum teraplikasi sepenuhnya.
MENGENAL KEMBALI TOLERANSI
Well, arti kata dari
toleransi yang saya tahu adalah bagaimana sikap kita dalam berbuat, hormat,
saling menghargai antar sesama manusia sehingga tercipta nya sebuah nilai
kebaikan.
Nilai
kebaikan ini lah yang saya dapat dari toleransi, salah satu nya adalah bisa
menjalin pertemanan dengan orang-orang yang berbeda agama.
Bagi
saya, toleransi ini mempunyai meaning
yang sangat special tak hanya bagi
saya pribadi, tapi juga bagi semua orang.
NILAI YANG SAYA DAPAT DARI BERTEMAN
DENGAN ORANG BERBEDA AGAMA
Karena
kita juga sudah berteman, mengenal satu sama lain bukan dalam satu atau dua
hari, jadi saya pribadi sudah
merasakan betul apa saja yang saya dapat dari berteman dengan orang yang
berbeda agama.
Berikut
adalah nilai-nilai yang saya dapat :
1.
Saling Menghargai
Saling
menghargai yang saya maksud di sini, tak hanya menghargai kepercayaan
masing-masing, melainkan menghargai juga perbedaan pendapat yang sering muncul.
2.
Saling Membantu
Support
satu sama lain ini pasti terjadi juga kepada teman-teman yang lain. Saya pun
demikian, bahkan support mereka itu
mulai dari yang bentuk nya non material sampai dengan ke yang bentuk nya
material.
3.
Saling Menghormati
Banyak
hal sih sebenarnya untuk part yang ini. Tapi saya ceritakan salah satu contoh nya saja
yah.
Jadi,
beberapa waktu lalu, kita kumpul di salah satu rumah teman yang sudah menikah.
Karena pada saat itu mereka tak bisa beribadah ke Gereja, jadi mereka beribadah
secara virtual di rumah.
Saya
dan teman saya yang muslim, tentu menghormati mereka dengan tidak berisik,
tidak bercanda saat mereka sedang melakukan ibadah, dan sikap-sikap yang lain. Hal sederhana tetapi sangat berdampak bagi saya pribadi.
4.
Silaturahmi
Nah,
nilai ini nih yang sempet nggak kebayang di saya, karena saya mikirnya kalau
udah selesai kuliah, yasudah kita akan mecah dengan kesibukannya masing-masing.
Eh
ternyata nggak, Alhamdulillah kita masih bisa menjalin silaturahmi sampai detik
ini walupun kita semua tinggal di wilayah yang berbeda-beda.
Tapi
kalau sudah ada planning ngumpul, kita semua sumringah banget haha. Jadi
mumpung semua ada waktu, kita manfaatin deh ngumpul bareng.
5.
Open Minded
Sama
hal nya dengan poin 4 tadi, open minded yang saya dapat terjadi karena banyak
hal. Mulai dari ngobrolin pekerjaan, agama, pernikahan, bahkan sampai ke binatang
peliharaan.
Walaupun
ngobrol nya santai, tapi buat saya semua obrolan itu penuh meaning.
6.
Jadi punya kesukaan yang sama
Kalau
di poin 4 tadi saya bicara silaturahmi yang menyebabkan kita jadi sering kumpul
( walaupun sekarang lagi ditahan-tahan dulu ngumpul nya gara-gara corona ),
jadi kita tuh punya kesukaan yang sama.
Kita
jadi sering jalan-jalan bareng dan nonton film bareng di salah satu rumah teman
saya tadi. Dengan ditemani cemilan dan masakan yang kita masak bareng-bareng
juga hehe.
So far,
bagi saya itu nilai toleransi yang paling saya rasakan / dapat dari berteman
dengan orang yang berebeda agama. Intinya sih kita senang bisa kenal satu sama
lain dan tentunya senang dengan keberagaman kita.
Semoga
semakin banyak orang-orang yang terus membangun nilai toleransi, tak hanya toleransi
antar agama, melainkan toleransi antar budaya, politik, dan juga toleransi
terhadap hal apapun.
Sebelum
melipir ke penghujung tulisan ini, saya mau taruh salah satu kutipan dari Alm.
Gusdur yang sangat inspiratif dan tentunya penuh makna :
“Tidak penting apapun agama dan suku mu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak akan tanya apa agama mu”
Stay safe and stay healthy. Adhe Albian
signing out…!
Comments
Post a Comment