![]() |
www.adhealbian.blogspot.com |
Hi
everyone welcome back to my blog hehe biar kaya youtuber – youtuber ya kan?
Siapa sih disini yang gak kenal youtube, pasti semua nya pada tahu dan banyak
dari kita berbondong – bondong ingin menjadi youtuber juga, ngaku hayo! Hehe.
Well,
bicara tentang youtube, memang perkembangannya sangat pesat sekali yah, semua
orang berlomba – lomba ingin menekuni dunia youtube, bahkan artis – artis sekalipun.
Saya pun pengen sebenernya, tapi masih ada beberapa hal yang diselesaikan dulu dan tetep sambil belajar juga.
Di
youtube juga kita banyak belajar tentang banyak hal, apa yang kita pengen tahu
tinggal tonton aja di youtube, dari tips, makeup, DIY, belajar bahasa inggris,
belajar bahasa Thailand, dan bahasa - bahasa lain nya. Oiya,
mungkin ada yang tau disini komunitas pecinta bahasa Thailand? Let me know yah
;)
Well,
saya emang pengen banget belajar bahasa yang “bernada” itu, buat saya bahasa
thai adalah bahasa yang unik, lebih seneng lagi kalau bisa mempraktekan
bahasanya juga.
“Lagian udah tua juga lo dhe, udahlah fokus ke yang lain
aja”
Begitulah kira - kira celotehan teman saya. Saya
rasa semua yang baca ini setuju bahwa untuk belajar apapun tidak mengenal yang namanya usia.
Di usia berpapun kita, selama kita masih ingin belajar dan ingin tahu tentang
banyak hal, ya just do it, jangan pedulikan apa kata orang.
Hmmmh jadi inget jaman mau kuliah
dulu, ini agak sedikit flashback ya teman. Pada jaman – jamannya lulus SMA,
kebanyakan dari teman – teman saya itu melanjutkan kuliah. Saya sendiri pun
pengen banget melanjutkan kuliah, tapi apa daya, kondisi ekonomi waktu itu
tidak memungkinkan saya untuk melanjutkan kuliah.
Bekerja adalah pilihan saya waktu itu, dan sementara teman – teman saya menikmati masa – masa dimana belajar tidak lagi
menggunakan seragam sekolah, saya sibuk bekerja. Hehe saat itu membayangkan bisa kuliah seperti temen - temen saya seperti nya menyenangkan.
Tapi, keinginan saya untuk kuliah
tidak putus disitu saja, saya berfikir bahwa jika saya bekerja, saya bisa
menabung dan tabungan itu akan saya pakai untuk kuliah, dan hasilnya NIHIL.
Kerja bertahun – tahun, gaji yang diterima setiap bulan pun habis begitu saja.
Singkat cerita, saya dipertemukan dengan
seorang sahabat yang support luar dalam, dia yang sudah saya anggap sudah
sperti kakak sendiri, mendukung saya yang nggak pernah nanggung, support saya
luar dalam pokoknya.
Pada saat itu dia juga mendorong
saya untuk kuliah, terus saya bilang usia saya beberapa tahun lagi bukan usia –
usia yang dicari perusahaan. Dan dia pun menjelaskan banyak hal yang membuat
saya akhirnya membuka mata dan pikiran. Setelah mendapat penjelasan itu saya memutuskan
untuk melanjutkan kuliah.
Kebimbangan pun muncul, disaat saya
ingin melanjutkan kuliah, disaat itu juga saya sedang menjabat, jabatan baru
sebagai “Assistant Operational Manager” disebuah tempat gym ternama di Jakarta.
Nominal gaji yang saya dapat pun tentu berbeda dengan jabatan saya yang sbelumnya.
Life is about choice, jadi saya pikirin
mateng – mateng banget, mana yang harus saya ambil antara jabatan pekerjaan, atau
memulai menggali lmu dan “menangkap mimpi” masa SMA saya dengan melanjutkan
untuk kuliah, dan yah keputusan saya sangat bulat dan saya memutuskan untuk
kuiah dan resign dari pekerjaan.
Banyak yang menyayangkan kenapa saya
melepaskan pekerjaan begitu saja, tetapi tidak sedikit juga yang mendukung
penuh keputusan saya untuk melanjutkan kuliah. Saat itu saya hanya berpikir,
saya tidak mungkin sampai tua untuk berkecimpung didunia pekerjaan yang begini –
begini saja.
Impian untuk kuliah akhirnya terwujud, daftar kuliah kuliah pun saya lakukan pada akhir tahun
2013. Memasuki semester awal, dag dig dug rasanya merasa “sepertinya saya” yang
paling tua waktu itu, tapi ternyata pikiran saya itu dipatahkan ketika ada teman
sekelas saya, usia nya jauh diatas saya, dan dia adalah seorang Ibu yang sedang
mengandung anak kedua nya waktu itu.
Wah, itu sangat menampar saya sekali,
dan memang benar sekali bahwa "tidak ada kata terlambat untuk belajar" dan "belajar tidak mengenal usia", selama kita ada
keinginan dan niat yang kuat maka aka nada aja jalannya.
“Where
is the will, there's a way”
“Dimana ada kemauan, Disitu pasti akan ada
jalan”
Quotes
tersebut juga salah satu yang menguatkan saya untuk melanjutkan kuliah waktu itu.
Lalu pertanyaan lain muncul, “terus biaya
kuliah lo dari mana dhe? Kan lo resign?”
Sahabat
saya lah yang meminjamkan saya uang untuk daftar kuliah waktu itu, itu lah kenapa saya
bilang sahabat saya ini mendukung saya luar dan dalam, artinya bantuan dan dukungan nya tuh
nggak nanggung – nanggung.
Seiring berjalannya
waktu, saya terus struggling untuk mencari pekerjaan baru dengan tujuan agar
saya bisa membiayai kuliah saya sendiri. Alhamdulillah hambatan dan segala
rintangan selama masa kuliah bisa teratasi dan kuliah pun berjalan lancar.
Tepat pada tanggal 21 November 2018, Alhamdulillah saya secara official mendapatkan gelar S.Ikom ( Sarjana Ilmu
Komunikasi ). Betapa bangga nya saya sama diri sendiri dengan melihat perjuangan
saya untuk mendapatkan gelar ini. Tak peduli gelar yang saya dapat di usia yang berebeda dengan teman - teman seangkatan SMA saya.
Terimakasih
sahabat saya Agil, nama mu akan
selalu terukir dihati dan diperjalanan hidup saya. Entah apa jadinya saya jika
tidak dipertemukan orang seperti mu. Ini kalau dia baca, pasti “geli” banget deh
haha.
Well, di artikel kali ini,
mohon maaf yah jika terkesan curhat masa lalu, tujuannya hanya ingin berbagi
informasi dan menguatkan serta membenarkan bahwa :
Untuk belajar memang tidak
mengenal usia selama kamu bertekad dan berniat untuk belajar, maka lakukanlah.
Percayalah dimana ada kemuan, pasti kamu akan diberi jalan, dan yeaay saya
sudah membuktikannya.
Terimakasih
yah sudah kembali hadir untuk mampir ke blog saya, sampai berjumpa di artikel –
artikel berikutnya yah.
Adhe Albian signing out…
wah inspiratif sekali mas...
ReplyDeletekalau saya malah prefer bahasa Tagalog ya hehe
tapi dua bahasa itu menurut saya penting sih karena ada hubungannya sama persaingan di ASEAN.
kadang banyak yg nyinyir ya ngapain sih masih belajar kok enggak fokus ke kerjaan atau membangun keluarga
tapi ya itu pilihan sih yang penting dijalani dengan sebaik-baiknya dan tetep berlajar terus
nice article...
Terimakasih banya yah bang ikrom, semangat yang bang belajar bahasa Tagalog nya, jangan lupa di share di blog Bang Ikrom yah, biar saya bisa belajar juga hehe.
Delete